Calo Haji

Salah seorang anggota dari keluarga kami di kampung di Jawa Timur usai menyelesaikan persyaratan administrasi berangkat ibadah haji. Tentu perlu antre, jika tidak salah untuk keberangkatan sepuluh tahun mendatang.

Petugas penerima kelengkapan administrasi dari Departemen Agama berpesan padanya, kira-kira begini,

Pak, nanti jika ada yang menawari supaya bisa berangkat lebih cepat, itu memang orang dari sini. Bapak silakan pikir baik-baik, saran saya lebih baik digunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat seperti shodaqoh.

Yang menarik dalam hal ini:

  1. Pengakuan dari oknum atas tindakan terpuji oknum lain di instansinya. Saya sebut keduanya sebagai “oknum”, walaupun sudah menjadi kabar umum bahwa fenomena seperti ini sudah lazim.
  2. Penawaran tsb. tentu tidak gratis, untuk apa si penawar repot-repot jika bukan ada maksud tertentu? Dan karena penjelasan petugas tadi dihubungkan dengan sedekah, apalagi jika bukan berupa uang?

Cukup jelas, gunakan pertimbangan yang benar dan baik.