Tinggal Sehari Besok

“Tinggal sehari besok”, terdengar bisik-bisik seorang jemaah Subuh di masjid. Ada yang merasa tercekam akan berpisah dengan bulan mulia, ada juga yang seperti menghela nafas lega. Saya tidak ingin gegabah memvonis: masing-masing memiliki latar belakang dan tetap ada rahasia Allah terhadap kondisi hamba-Nya.

Yang saya syukuri: beberapa kali saya bertemu tukang ojeg kenalan sedang salat zuhur di masjid di akhir Ramadan ini, selain beberapa sopir angkot yang memang sudah berlangganan salat berjemaah di masjid. Pangkalan ojeg di ujung jalan sudah lebih sepi, mengikuti aktivitas di sekitar yang mulai menurun. Kesibukan yang sedikit meningkat di masjid membawa harapan karena terlihat ada penumpang ojeg minta diantar meninggalkan masjid.

Continue reading