Fungsi Dasar

Ini percakapan setengah dasawarsa lalu antara saya dengan seorang perempuan Betawi yang menikah dengan warga negara Belanda dan tinggal di desa sekitar 30 km dari Groningen, ibukota provinsi. Dia mengemukakan keheranannya tentang orang Belanda yang dia kenal (tentu sangat sedikit dan tidak menggambarkan keseluruhan penduduk Belanda) yang memilih tinggal di rumah sewa sepanjang hidupnya, tidak berinisiatif membeli rumah sendiri, padahal dari sisi finansial memungkinkan menurut hitungannya. Saat itu saya hanya mendengarkan, mengangguk ringan, dan teringat “teori investasi” sederhana oleh teman kuliah: daripada menyewa rumah, lebih baik mengusahakan uang muka untuk membeli rumah, setelah itu uang sewa rumah dapat dialihkan sebagai angsuran rumah; dengan demikian, setelah rumah lunas, kita punya hasil berupa rumah tsb. Saya cukup yakin, teori sederhana di atas diketahui dan disepakati oleh mayoritas warga Indonesia.

Percakapan di atas ringan saja, kami tidak menelisik lebih jauh akar penyebab budaya menyewa rumah di Belanda. Tidak juga mencari-cari bahan terkait di media, malah sebenarnya tidak dapat dipastikan klaim mitra bicara di atas sahih adanya.

Continue reading