Semarak di Awal, Harapan untuk Seterusnya

Untuk sebagian orang yang sudah rutin mendirikan sholat berjemaah di masjid seyogyanya awal Ramadan membuatnya lebih berbahagia: masjid penuh diisi jemaah sholat Isya’, khotbah, dan sampai tarawih. Bacaan “amin” setelah Al Fathihah menggaung di dalam masjid. Hampir seperti sholat Jumat. Ini harus disyukuri, sampai hari-hari pertengahan Ramadan pun, jumlah barisan sholat masih lebih banyak dari rata-rata sehari-hari.

Kata sebagian orang dengan bercanda: di awal Ramadan masjid-masjid semarak, setelah itu surut, kemudian semarak kembali sebelum berpisah. Ada juga yang mengomentari: seharusnya kesemarakan seperti ini bukan hanya di bulan Ramadan, melainkan menjadi kebiasaan sehari-hari.

Continue reading